Pembukaan MPLS SMA Zaha 1, Ini Pesan Gus Bos

Sudah menjadi agenda rutin tahunan setiap tahun pelajaran baru, SMA Zainul Hasan 1 menggelar apel pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru kelas X tahun pelajaran 2023/2024 di halaman SMA Zainul Hasan 1, Senin , (17/07/2023).

Dalam Sambutannya, Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah (Gus Bos) mengucapkan selamat datang kepada santri baru kelas X SMA Zaha 1 Genggong , semoga kalian bisa betah belajar disini. Pada masa MPLS ini kalian akan mendapatkan materi dari para guru dan panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang tentunya sangat bermanfaat untuk kalian. Untuk itu ikutilah masa MPLS ini dengan serius semua rangkaiannya.”ujarnya.

Selanjutnya Kepala SMA Zaha 1 ini menuturkan, jika pada MPLS nanti ada kakak OSIS yang melakukan perpeloncoan dengan kekerasan silahkan laporkan kepada saya dan ustadz/ustadzah kalian disini. Karena di SMA Zaha 1 tidak ada senioritas, disini kalian sama. Sama – sama santri KH.Hasan Sepuh yang mencari barokah di pesantren ini. Maka dengan mengucap Bismillah, kegiatan MPLS SMA Zaha 1 secara resmi di buka.” Ucap Gus Bos yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta apel.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pelepasan burung merpati sebagai pertanda bahwa santri baru SMA Zaha 1 adalah harapan masa depan bangsa, harapan orang tua dan harapan guru dalam mengharumkan nama SMA Zaha 1 pada khususnya dan nama pesantren Zainul Hasan pada umumnya.

Pelepasan Balon Oleh Kepala Sekolah

Acara ditutup dengan atraksi menarik dari pasukan pengibar bendera SMA Zaha 1 (PASMA) dan drama teatrikal dari OSIS Puteri yang menambah meriah pembukaan MPLS tahun ini. [ais]

LESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL, SMA ZAHA 1 GELAR LOMBA SODOR DAN BAKIAK

Permainan tradisional merupakan budaya yang mengandung nilai kearifan lokal seperti nilai – nilai karakter yang penting untuk ditransformasikan kepada generasi muda. Sebagai upaya melestarikan kearifan lokal tersebut, SMA Zainul Hasan 1 mengadakan Gebyar Permainan Tradisional pada Ahad – Senin (4 – 5/06/2023) dengan menggelar lomba sodor dan bakiak. Acara yang merupakan puncak tema dari proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di gelar terpisah antara santri putra dan santri putri. Santri putra dilakasanakan pada Ahad (4/6) di halaman SMA Zaha 1 dan santri putri pada senin (5/6) di GOR Damanhuri Romly.

Apel Pembukaan

Lomba ini diikuti oleh seluruh santri SMA santri yang terbagi dalam 14 tim baik putra maupun putri di masing -masing cabang lomba sodor dan bakiak .Dengan menjaga sportifitas semua tim bertanding menikmati permainan – permainan yang sudah jarang dimainkan di lingkungannya. Tidak mau kalah, dewan asatid pun ikut bertanding sodor maupun bakiak yang menambah meriah acara ini.

Keseruan Bermain Sodor

Menurut pak Abdullah, wakil kepala bagian kurikulum SMA Zaha 1 menyampaikan bahwa acara ini merupakan aksi nyata dari tema P5 yaitu kearifan lokal sebagai salah satu upaya menjaga permainan tradisional yang hampir punah karena kemajuan teknologi. “Pada zaman sekarang, anak – anak dan remaja lebih suka permainan online daripada permainan tradisional seperti sodor dan bakiak ini. Akibatnya, remaja jaman sekarang lebih individualis dan kurang peduli satu sama lain. Tujuan kegiatan ini yang utama adalah untuk menjaga dan melestarikan permainan tradisional sebagai nilai – nilai kearifan lokal. Kebersamaan, gotong royong dan saling percaya merupakan nilai – nilai yang terkandung dari permainan tradisional ini” jelasnya saat sambutan pembukaan kegiatan.

Pada sesi putra, lomba sodor dimenangkan oleh kelas XI IPA tim 1 dan lomba bakiak dimenangkan oleh kelas X A tim 1. Sedang pada sesi putri, lomba sodor dimenangkan oleh kelas X C tim 3 dan lomba bakiak dimenangkan oleh kelas XI C IPA tim 2. Khusus santri putri , penampilan yel – yel terbaik diraih oleh kelas XI IPA C tim 1. Selamat pada pemenang! [ais]

SMAZAHA Gelar Istighotsah dan Buka bersama

GENGGONG- Keluarga besar SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo gelar Istighotsah dan Buka Bersama Pada Kamis, (6/4/2023). Acara tersebut berlangsung di Aula Barozain SMA Zainul Hasan.

Kegiatan yang mengangkat tema bertajuk “Indahnya Bulan Suci Ramadhan Saling Memaafkan dan Damai” ini dihadiri seluruh dewan guru, karyawan dan keluarga masing-masing serta satpam area P5 turut diundang.

Pembacaan istighotsah pada kegiatan ini dipimpin oleh Guru Senior ust. Mustofa, S.Hi dan tahlil yang di pimpin oleh Gus Moh. Bilal Zainul Hasan ini berlangsung Khusyu’. Sementara do’a dipimpin oleh ust. Benyamin Wahid, SH.

“Alhamdulillah, kegiatan rutin yang diadakan tiap satu tahun sekali ini berjalan dengan lancar. Semoga tahun depan kita masih di pertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan ini”, tutur Gus Bos selaku Kepala Sekolah SMA Zainul Hasan.

Lanjut Gus Bos menuturkan bahwa acara ini juga untuk memperat tali silaturahmi antar keluarga besar SMA.
“ Buka bersama ini tidak hanya sebatas istighosah dan buka bersama saja. Melainkan juga cara untuk mempererat antar guru, staf, karyawan dan keluarga masing-masing. Karena setiap guru membawa keluarganya untuk buka bersama disini”, ungkapnya.

Sambil menunggu adzan magrib tiba, kegiatan buka bersama ini dilanjut dengan bacaan-bacaan dzikir dan do’a bulan Ramadhan yang dipimpin oleh ust. Jumain Rabbanni, S.H.I dan ust. Syifauddin. M.Pd.

Berbusana Serba Putih, Do’a Bersama Dengan Bersholawat Dan Istighosah

Sekolah dan OSIS SMA Zainul Hasan 1 Genggong dalam rangka Kegiatan SMA Bersholawat untuk menyukseskan pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) bagi santri kelas XII, mengadakan do’a bersama dengan bersholawat dan istighosah yang bertepatan pada hari selasa (28/2) di GOR Damanhuri Romli Zainul Hasan Genggong.

Al Mukarrom KH. Moh. Hasan Mutawakkil saat memberikan arahan

Acara ini juga dihadiri oleh Al Mukarrom KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, S.H., M.M. selaku kepala pesantren Zainul Hasan Genggong. Beliau menyampaikan, bahwasannya istighosah sudah dilakukan sejak zaman nabi Muhammad SAW ketika sedang menghadapi perang Badar, dimana pasukan kaum muslimin 3 kali lipat lebih sedikit dari pasukan kaum kafir quraisy. Dalam perang Badar ini, nabi Muhammad SAW ber istighosah (meminta pertolongan) kepada Allah agar diberikan kemenangan. Ketika sedang bermunajat kepada Allah, mantelnya pun terjatuh, dan diambil oleh Abu Bakar untuk diletakkan kembali di pundak nabi Muhammad SAW, seraya berkata, sudah cukup Rasulullah, apapun yang engkau minta kepada Allah, pasti akan dikabulkan. Akhirnya turun wahyu dari Allah SWT yang berbunyi:

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِ قُلُوبُكُمْ ۚ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, ‘Sungguh, Aku (Allah) akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.’ Dan tidaklah Allah menjadikannya melainkan sebagai kabar gembira agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan, kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (QS al-Anfal: 9-10).

Akhirnya perang Badar pun dimenangkan oleh kaum muslimin.

Al Mukarrom KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M. juga berpesan kepada semua santriwan dan santriwati, terutama untuk kelas XII yang akan menghadapi Ujian Satuan Pendidikan (USP), bahwa kebiasaan beristighosah ini juga sudah dilakukan oleh para ulama‘-ulama‘ Nahdlatul Ulama‘. Selain beristighosan, kita juga harus berikhtiar, karena tidak ada gunanya hanya berdo‘a tetapi tanpa adanya usaha. Tidak ada pelajaran yang tidak bisa dikuasai, asal kita mau berusaha. Semua manusia itu hakikatnya sama, contohnya; sama-sama punya 2 lubang hidung. Apabila orang lain bisa, kita juga pasti bisa. Dan pesan terakhir dari beliau selama proses mengerjakan Ujian Satuan Pendidikan (USP) adalah „tidak ada kemuliaan dalam kebohongan, tidak ada kemuliaan dalam keculasan. Kemuliaan didapat dengan kejujuran dan akhlakul karimah“. [Din]

Meriah, Gelar Budaya Nusantara dan Dialog Ilmiah Studi Pengenalan Lingkungan SMA Zainul Hasan 1


Gelar Budaya Nusantara dan Dialog Ilmiah Studi Pengenalan Lingkungan SMA Zainul Hasan 1 berlangsung meriah ahad-senin (26-27/2/2023). Acara yang diawali dengan kirab budaya ini diikuti oleh santri dan dewan asatidz SMA Zaha 1.
Gelar Budaya Nusantara adalah puncak tema proyek pengutan profil pelajar pancasila (P5) dengan tema Bhinneka Tunggal Ika pada kelas X. Sedangkan Dialog Ilmiah merupakan refleksi dari kegiatan Studi Pengenalan Lingkungan kelas XI yang berlangsung di Malang desember 2022 lalu.

Penampilan santri putri

Menurut Gus Lukman Qoyyiduddin  kegiatan ini untuk menampilkan kreasi seni daerah di berbagai daerah di Indonesia. “Dengan gelar budaya ini, dapat menambah kecintaan kita terhadap budaya – budaya lokal ditengah gempuran budaya – budaya asing yang masuk ke negara kita”, ucap kepala SMA Zaha 1 tersebut.
“ Dialog ilmiah ini juga merupakan latihan bagi kalian kelak jika mengahadapi ujian skripsi atau karya ilmiah lainnya. Semangat  dan terus berkarya.” Lanjut Gus Bos dalam pembukaan kegiatan ini. [ais]

GELAR NGAJI JURNALISTIK, OSIS SMA ZAINUL HASAN GANDENG TIM MAJALAH GENGGONG

GENGGONG- Di era industri 4.0 keterbukaan informasi publik terus lahir dan berbagai media berkembang dengan pesat. Hal ini merupakan peluang besar siswa sebagai generasi penerus bangsa yang menjadi wadah dalam menyebarkan informasi di ruang lingkup pesantren dan masyarakat. Oleh karena itu, osis SMA Zainul Hasan 1 Genggong menggelar ngaji jurnalistik dan Melek Teknologi pada kamis (16/2). Mengusung tema bertajuk “Mewujudkan Generasi JAMBU (Jurnalistik, akurat, modern dan bermutu), kegiatan ini berlangsung di ruang Auditorium SMA Zainul Hasan 1 Genggong dengan menggandeng Tim Majalah Genggong.

Penyampaian materi oleh tim majalah genggong

“Alhamdulillah, ngaji jurnalistik bersama teman-teman osis SMA Zainul Hasan 1 Genggong ini antusiasmenya wajib di acungi jempol. Santrinya aktif dan saya sangat bangga pada kalian semua”, ungkap Rizkil Hidayat selaku ketua pimpinan Majalah Genggong.

Selain itu Abdullah, S.Pd selalu Waka Kurikulum menuturkan bahwa ngaji jurnalistik ini sangat dibutuhkan dalam dunia sekolah. Karena osis merupakan tangan kanan sekolah yang menjadi wadah dalam penyampaian informasi. “Ngaji jurnalistik ini sangat berguna bagi para santri, karena di era teknologi yang semakin berkembang ini santri juga tidak boleh ketinggalan. Maka dari itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu santri SMA Zainul Hasan dalam membuat informasi seperti buletin, majalah dan lainnya”, tangkasnya.

Lanjut beliau mengatakan bahwa nantinya santri SMA Zainul Hasan tidak hanya bisa membuat buletin dan majalah saja, melainkan dapat melatih adik-adiknya untuk menyampaikan ilmu tentang jurnalistik. “Saya harap santri SMA Zainul Hasan tidak hanya menciptakan produk seperti buletin, majalah dan lainnya. Tapi juga dapat menyalurkan ilmunya kepada adik-adiknya kelak”, ungkap pria yang akrab di sapa Ustadz Dullah ini. (Fir)

SMA Zaha 1  Goes to PT Sasa Inti

Sebanyak 60 santri SMA Zainul Hasan 1 melakukan kunjungan industri di PT Sasa Inti Gending Probolinggo. Santri yang terdiri dari semua santri kelas X putra dan perwakilan OSIS ini antusias dalam mengikuti rangkaian materi yang di sajikan oleh tim pemateri PT Sasa Inti, Ibu Agatha dan Bapak Wahyu.
Mulai dari materi Safety Induction, Manfaat MSG hingga Alur pembuatan MSG. Setelah sesi diskusi, para santri di ajak Plant tour mengelilingi pabrik.

Foto bersama siswa dan guru

“Kunjungan industri ini merupakan salah satu kegiatan khusus yang dianjurkan pemerintah dalam penerapan kurikulum merdeka untuk kelas X”, tutur Abdullah Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum.
“Tujuannya selain mengenalkan dunia kerja untuk para santri juga memberikan wawasan dan gambaran mata pelajaran apa saja yang akan di pilih oleh kelas X di kelas XI nanti sesuai jurusan kuliah yang akan di tempuh kelak. Sehingga mata pelajaran pilihan mereka mendukung cita – citanya”,imbuhnya.
Salah satu peserta kunjungan M. Abror Rosi mengatakan kesukaannya pada kegiatan ini. “ Saya sangat senang mengikuti kunjungan industri ini, banyak materi yang kami dapat tentang pembuatan MSG. Semoga tahun depan bisa mengunjungi industri lainnya sebagai bekal kami nanti,”tutur santri kelas X A ini. [ais]

Perkuat Bhineka Tunggal Ika, SMA Zaha 1 Kunjungi Pura Mandhara Giri Semeru Lumajang

SMA Zainul Hasan 1 Genggong mengunjungi Pura Mandhara Giri Semeru Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang pada Sabtu – Ahad (28-29 Januari 2023). Kegiatan yang diikuti oleh  siswa kelas X ini dibagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama oleh kelas X putra pada hari sabtu, kemudian rombongan kelas X putri pada keesokan harinya.
Studi lapangan ini merupakan  tahap kontekstualisasi dari tema Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan tema kedua proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yang di ambil oleh SMA Zainul Hasan 1 Genggong.
Menurut Abdullah, kegiatan ini dimaksudkan agar siswa SMA Zaha melihat kondisi riil keberagaman di masyarakat, terutama di kecamatan senduro Lumajang.

Diskusi Siswa bersama ketua Pura

“ Di kecamatan Senduro ini kita mengetahui semua agama hidup rukun tanpa konflik. Karena mereka sangat memahami makna Bhinneka Tunggal Ika tersebut” tutur Waka kurikulum tersebut.
Selain mengunjungi Pura, siswa juga mengunjungi situs Selogending yang juga merupakan kerifan lokal dari wilayah Senduro. Baru setelah itu dilanjutkan berwisata di pemandian alam Selokambang Lumajang. [ais]

Istighotsah dan Doa Bersama menuju SMA Zaha 1 yang Damai, Tentram dan Harmonis


Mengisi lembaran hari pertama tahun 2023, SMA Zainul Hasan 1 gelar Istighotsah dan Doa Bersama  pada Ahad (1/1/2023). Dengan mengusung tema “Mewujudkan keluarga besar SMA Zaha 1 Damai, Tentram dan Harmonis” acara ini diawali dengan pembacaan Diba’ , istighosah dan tahlil bersama.
Acara ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama istighotsah dengan santri putra di halaman kantor SMA Zaha 1 pada pukul 7.30 sampai dengan jam 8.30 WIB. Kemudian sesi kedua dengan santri putri yang  dimulai pukul 8.45 hingga 9.45 WIB di halaman ruang guru SMA Zaha 1 Putri. Semua keluarga besar SMA Zaha 1 yang hadir khusyu melantunkan doa terbaik mereka di tahun 2023 ini.
Menurut Pak Jatim wakil kepala bagian Humas menerangkan acara ini diadakan agar SMA Zaha 1 memulai lembaran baru 2023 yang merupakan awal semester genap tahun ajaran 2022/2023 dengan semangat. “ Kami menggelar doa bersama ini bertujuan agar awal tahun ini menjadi berkah untuk SMA Zaha , para asatidz dan santri – santrinya selalu semangat, prestasi lebih meningkat dan semua diberikan kesehatan” ungkapnya.
Semoga di tahun 2023 SMA Zaha 1 semakin jaya! [ais]

SMA Zaha 1 Borong 2 Medali dalam kejuaraan MaMa Cup 2022

SMA Zainul Hasan 1 menorehkan prestasi dalam ajang Mamba’ul Ma’arif Cup (MaMa Cup) 2022 antar pelajar se Jawa Timur. Kejuaraan Pencak Silat NU Pagar Nusa yang dihelat selama 3 hari mulai 29-30 Desember 2022 di MAN 4 Jombang mempertandingkan 4 kategori, yakni Tanding, Seni TGR, Festival, dan Jurus Paket. Didampingi pelatih Alfian Sifen, 2 pendekar SMA Zaha 1 unjuk gigi di kategori Tanding tingkat remaja saja. “Alhamdulillah target medali emas kita bisa tercapai. Kuncinya memang kita harus selalu tanamkan pada mereka bagaimana agar dapat tampil dengan maksimal di arena pertandingan. Jangan dijadikan beban,” ungkap Sifen. Dalam ajang kejuaran tersebut kontingen SMA Zaha 1 meraih 1 medali emas yang diperoleh oleh Nuril Arifin  yang turun dalam kategori Tanding kelas D  dan 1 medali perak yang diperoleh oleh Danil Aridi turun dalam kategori Tanding kelas C. Perlu diketahui, Pagar Nusa merupakan suatu seni bela diri khas Indonesia yang dilahirkan dari perjalanan panjang Nahdlatul Ulama. Tak pelak, SMA Zaha 1 benar-benar menjaga, membina, merawat dan melestarikan Pencak Silat Pagar Nusa, terutama dalam hal prestasi dengan mengikuti sejumlah turnamen baik tingkat kabupaten  maupun provinsi. Selamat untuk para pemenang. Terimakasih telah mengharumkan SMA Zaha 1 disetiap pertandingan. [Ais]