GELAR NGAJI JURNALISTIK, OSIS SMA ZAINUL HASAN GANDENG TIM MAJALAH GENGGONG

GENGGONG- Di era industri 4.0 keterbukaan informasi publik terus lahir dan berbagai media berkembang dengan pesat. Hal ini merupakan peluang besar siswa sebagai generasi penerus bangsa yang menjadi wadah dalam menyebarkan informasi di ruang lingkup pesantren dan masyarakat. Oleh karena itu, osis SMA Zainul Hasan 1 Genggong menggelar ngaji jurnalistik dan Melek Teknologi pada kamis (16/2). Mengusung tema bertajuk “Mewujudkan Generasi JAMBU (Jurnalistik, akurat, modern dan bermutu), kegiatan ini berlangsung di ruang Auditorium SMA Zainul Hasan 1 Genggong dengan menggandeng Tim Majalah Genggong.

Penyampaian materi oleh tim majalah genggong

“Alhamdulillah, ngaji jurnalistik bersama teman-teman osis SMA Zainul Hasan 1 Genggong ini antusiasmenya wajib di acungi jempol. Santrinya aktif dan saya sangat bangga pada kalian semua”, ungkap Rizkil Hidayat selaku ketua pimpinan Majalah Genggong.

Selain itu Abdullah, S.Pd selalu Waka Kurikulum menuturkan bahwa ngaji jurnalistik ini sangat dibutuhkan dalam dunia sekolah. Karena osis merupakan tangan kanan sekolah yang menjadi wadah dalam penyampaian informasi. “Ngaji jurnalistik ini sangat berguna bagi para santri, karena di era teknologi yang semakin berkembang ini santri juga tidak boleh ketinggalan. Maka dari itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu santri SMA Zainul Hasan dalam membuat informasi seperti buletin, majalah dan lainnya”, tangkasnya.

Lanjut beliau mengatakan bahwa nantinya santri SMA Zainul Hasan tidak hanya bisa membuat buletin dan majalah saja, melainkan dapat melatih adik-adiknya untuk menyampaikan ilmu tentang jurnalistik. “Saya harap santri SMA Zainul Hasan tidak hanya menciptakan produk seperti buletin, majalah dan lainnya. Tapi juga dapat menyalurkan ilmunya kepada adik-adiknya kelak”, ungkap pria yang akrab di sapa Ustadz Dullah ini. (Fir)

SMA Zaha 1  Goes to PT Sasa Inti

Sebanyak 60 santri SMA Zainul Hasan 1 melakukan kunjungan industri di PT Sasa Inti Gending Probolinggo. Santri yang terdiri dari semua santri kelas X putra dan perwakilan OSIS ini antusias dalam mengikuti rangkaian materi yang di sajikan oleh tim pemateri PT Sasa Inti, Ibu Agatha dan Bapak Wahyu.
Mulai dari materi Safety Induction, Manfaat MSG hingga Alur pembuatan MSG. Setelah sesi diskusi, para santri di ajak Plant tour mengelilingi pabrik.

Foto bersama siswa dan guru

“Kunjungan industri ini merupakan salah satu kegiatan khusus yang dianjurkan pemerintah dalam penerapan kurikulum merdeka untuk kelas X”, tutur Abdullah Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum.
“Tujuannya selain mengenalkan dunia kerja untuk para santri juga memberikan wawasan dan gambaran mata pelajaran apa saja yang akan di pilih oleh kelas X di kelas XI nanti sesuai jurusan kuliah yang akan di tempuh kelak. Sehingga mata pelajaran pilihan mereka mendukung cita – citanya”,imbuhnya.
Salah satu peserta kunjungan M. Abror Rosi mengatakan kesukaannya pada kegiatan ini. “ Saya sangat senang mengikuti kunjungan industri ini, banyak materi yang kami dapat tentang pembuatan MSG. Semoga tahun depan bisa mengunjungi industri lainnya sebagai bekal kami nanti,”tutur santri kelas X A ini. [ais]

Perkuat Bhineka Tunggal Ika, SMA Zaha 1 Kunjungi Pura Mandhara Giri Semeru Lumajang

SMA Zainul Hasan 1 Genggong mengunjungi Pura Mandhara Giri Semeru Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang pada Sabtu – Ahad (28-29 Januari 2023). Kegiatan yang diikuti oleh  siswa kelas X ini dibagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama oleh kelas X putra pada hari sabtu, kemudian rombongan kelas X putri pada keesokan harinya.
Studi lapangan ini merupakan  tahap kontekstualisasi dari tema Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan tema kedua proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yang di ambil oleh SMA Zainul Hasan 1 Genggong.
Menurut Abdullah, kegiatan ini dimaksudkan agar siswa SMA Zaha melihat kondisi riil keberagaman di masyarakat, terutama di kecamatan senduro Lumajang.

Diskusi Siswa bersama ketua Pura

“ Di kecamatan Senduro ini kita mengetahui semua agama hidup rukun tanpa konflik. Karena mereka sangat memahami makna Bhinneka Tunggal Ika tersebut” tutur Waka kurikulum tersebut.
Selain mengunjungi Pura, siswa juga mengunjungi situs Selogending yang juga merupakan kerifan lokal dari wilayah Senduro. Baru setelah itu dilanjutkan berwisata di pemandian alam Selokambang Lumajang. [ais]

Istighotsah dan Doa Bersama menuju SMA Zaha 1 yang Damai, Tentram dan Harmonis


Mengisi lembaran hari pertama tahun 2023, SMA Zainul Hasan 1 gelar Istighotsah dan Doa Bersama  pada Ahad (1/1/2023). Dengan mengusung tema “Mewujudkan keluarga besar SMA Zaha 1 Damai, Tentram dan Harmonis” acara ini diawali dengan pembacaan Diba’ , istighosah dan tahlil bersama.
Acara ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama istighotsah dengan santri putra di halaman kantor SMA Zaha 1 pada pukul 7.30 sampai dengan jam 8.30 WIB. Kemudian sesi kedua dengan santri putri yang  dimulai pukul 8.45 hingga 9.45 WIB di halaman ruang guru SMA Zaha 1 Putri. Semua keluarga besar SMA Zaha 1 yang hadir khusyu melantunkan doa terbaik mereka di tahun 2023 ini.
Menurut Pak Jatim wakil kepala bagian Humas menerangkan acara ini diadakan agar SMA Zaha 1 memulai lembaran baru 2023 yang merupakan awal semester genap tahun ajaran 2022/2023 dengan semangat. “ Kami menggelar doa bersama ini bertujuan agar awal tahun ini menjadi berkah untuk SMA Zaha , para asatidz dan santri – santrinya selalu semangat, prestasi lebih meningkat dan semua diberikan kesehatan” ungkapnya.
Semoga di tahun 2023 SMA Zaha 1 semakin jaya! [ais]

SMA Zaha 1 Borong 2 Medali dalam kejuaraan MaMa Cup 2022

SMA Zainul Hasan 1 menorehkan prestasi dalam ajang Mamba’ul Ma’arif Cup (MaMa Cup) 2022 antar pelajar se Jawa Timur. Kejuaraan Pencak Silat NU Pagar Nusa yang dihelat selama 3 hari mulai 29-30 Desember 2022 di MAN 4 Jombang mempertandingkan 4 kategori, yakni Tanding, Seni TGR, Festival, dan Jurus Paket. Didampingi pelatih Alfian Sifen, 2 pendekar SMA Zaha 1 unjuk gigi di kategori Tanding tingkat remaja saja. “Alhamdulillah target medali emas kita bisa tercapai. Kuncinya memang kita harus selalu tanamkan pada mereka bagaimana agar dapat tampil dengan maksimal di arena pertandingan. Jangan dijadikan beban,” ungkap Sifen. Dalam ajang kejuaran tersebut kontingen SMA Zaha 1 meraih 1 medali emas yang diperoleh oleh Nuril Arifin  yang turun dalam kategori Tanding kelas D  dan 1 medali perak yang diperoleh oleh Danil Aridi turun dalam kategori Tanding kelas C. Perlu diketahui, Pagar Nusa merupakan suatu seni bela diri khas Indonesia yang dilahirkan dari perjalanan panjang Nahdlatul Ulama. Tak pelak, SMA Zaha 1 benar-benar menjaga, membina, merawat dan melestarikan Pencak Silat Pagar Nusa, terutama dalam hal prestasi dengan mengikuti sejumlah turnamen baik tingkat kabupaten  maupun provinsi. Selamat untuk para pemenang. Terimakasih telah mengharumkan SMA Zaha 1 disetiap pertandingan. [Ais]

Unik dan Ramah Lingkungan, SMA Zaha 1 Luncurkan Tempat Tisu Ecoprint

Salah satu kegiatan ekstrakurikuler SMA Zaha 1 yaitu ekstra membatik  luncurkan produk perdana yaitu tempat tisu yang unik dan ramah lingkungan pada selasa (27/12). Karya ini diluncurkan dalam pameran dan bazar dalam rangkaian clasmmeeting yang bertajuk Ramayani “ramainya classmeeting cairkan kondisi” yang diselenggarakan oleh OSIS puteri SMA Zaha 1. Ratusan santri pesantren Zainul Hasan memadati stand pameran yang di gelar di halaman pesantren putri ini, dalam hitungan menit tempat tisu unik ini ludes di borong pengunjung.

Teknik membatik yang di pilih  adalah ecoprint yang merupakan teknik membatik yang menggunakan daun tumbuhan sebagai dasar polanya. Pembina ekstra membatik Ilmiyatus Syahro mengatakan alasan memilih teknik ecoprint karena teknik ini tidak menggunakan bahan kimia dalam menentukan polanya dan memanfaatkan limbah organik dari dedaunan yang ada di sekitar kita.

“Ecoprint ini sengaja di angkat agar santri SMA Zaha 1 lebih peka terhadap pemanfaatan limbah lingkungan dan membuat karya yang tidak mencemari lingkungan dengan bahan kimia yang berbahaya. Mereka di tuntut berpikir kreatif memadu madankan jenis bunga dan dedaunan yang ada di lingkungan” terang guru sejarah ini.

Proses Pembuatan Batik Ecoprint

Ia juga menjelaskan teknik pembuatan tempat tisu ini mulai dari pemilihan kain dasar, hingga penguncian warna.Pertama adalah tahap moderan yaitu kain dibersihkan dari bahan kimia dan kotoran yang menempel dengan mencucinya dengan deterjen. Tahap kedua adalah membatik ecoprint dengan teknik pounding yaitu daun yang telah di pilih di bersihkan dengan air hingga kondisi daun lembab, kemudian di pukul perlahan pada kain hingga warna daun menempel di kain kemudian kain yang sudah bergambar dikeringkan sehari semalam. Tahap ketiga fixination, yaitu penguncian warna, kain yang sudah bergambar di rendam dengan air tawas selama 10 – 20 menitan agar warna awet dan tidak mudah luntur, kemudian di keringkan. Setelah benar – benar kering barulah kain batik ecoprint ini dijahit menjadi tempat tisu.

“Target kami di semester dua adalah membuat baju dari batik ecoprint yaitu dengan teknik steaming yang memadukan dedaunan dan bunga menjadi motif yang cantik dan unik” tuturnya. [ais]

Lepaskan santri berangkat ABS, Gus Bos Berikan Nasihat Menyentuh

Kegiatan Amal Bakti Santri (ABS) resmi di buka oleh kepala SMA Zaha 1 Gus Lukman Qoyyiduddin Hasanul Bolqiah pada apel pelepasan Ahad (11/12) di halaman SMA Zainul Hasan 1 Genggong . Dengan memakai seragam khas ABS, para santri putra dan putri tertib mengikuti apel pelepasan ini.

Peserta ABS putera

ABS dimulai dari tanggal 11 hingga 17 Desember 2022 mendatang. ABS merupakan kegiatan pengabdian santri SMA Zaha 1 di pondok – pondok pesantren cabang Zainul Hasan di daerah Jawa Timur. Pada tahun ini pondok cabang yang terpilih adalah daerah kabupaten Probolinggo yang terdiri dari tujuh pondok. Pondok tersebut yaitu PP Ainul Hasan Wonorejo Maron , PP Zainal Abidin Brani Maron, PP Nurul Hasan Brani Maron, PP Darut Tauhid 1 Jatiurip Krejengan, PP Darut Tauhid 2 Patemon Krejengan, PP Raudlatul Hasaniyah Mojolegi Gading dan PP Zainul Hasan 2 Tambelang Krucil.

Dalam apel pelepasan tersebut,kepala SMA Zaha 1, Gus Bos menyampaikan nasihat – nasihat menyentuh. “Pondok Cabang yang akan kalian datangi tersebut adalah pondok pesantren yang didirikan oleh alumni pesantren Zainul Hasan. Mereka adalah bukti nyata mengalirnya barokah Kyai Hasan bagi yang sungguh – sungguh tawaddu dalam menimba ilmu di Zaha ini. Jadikanlah mereka motivasi bagi kalian dalam masa pengabdian santri ini,” pesan Gus Bos“Jagalah akhlak kalian, karena ciri khas santri genggong adalah keindahan akhlaknya”, imbuhnya.[ais]

Penilaian Akhir Semester (PAS) dan Sumatif Akhir Semester (SAS) Tahun Ajaran 2022/2023

3 – 8 Desember 2022 menjadi hari yang tidak biasa bagi santri SMA Zainul Hasan 1 Genggong . Pada tanggal tersebut para santri berjuang dan bertarung dengan soal untuk mengukur kemampuan mereka sebagai hasil pembelajaran di semester satu Tahun Ajaran 2022/2023. Dibagi mebjadi 12 ruang, PAS dan SAS dilaksanakan secara tatap muka di sekolah dengan paper test.
 
Penilaian Akhir Semester ini diikuti oleh santri kelas XI dan XII. Kelas-kelas tersebut menggunakan Kurikulum 2013 sebagai dasar pembelajaran. Soal PAS pun disusun sesuai ketuntasan materi yang di capai oleh peserta didik.
 

Suasana ujian di putera


Sedangkan, Asesmen Sumatif Akhir Semester diikuti oleh santri kelas X.Dalam tahapan mandiri berubah, Kelas X telah melaksanakan Kurikulum Merdeka. Soal SAS  ini juga disusun berdasarkan ketecapaian tujuan pembelajaran tiap mata pelajaran.
 
Hasil dari PAS dan SAS menjadi salah satu dasar bagi guru untuk mengukur kemampuan kognitif mata pelajaran yang akan di bagikan hasilnya saat pembagian rapor nanti.Jadi, Selamat berjuang mengerjakan PAS dan SAS santri SMA Zaha 1! [ais]

MERIAHKAN HGN 2022, SMA ZAHA 1 GELAR KREASI SENI DAN PAMERAN P5

Dalam rangka memperingati hari guru nasional SMA ZAHA 1 menggelar kreasi seni dan pameran proyek penguatan profil pancasila (P5) pada kamis (24/11/). Acara yang di gelar di Halaman SMA ZAHA 1 ini di meriahkan berbagai penampilan oleh santri-santri SMA ZAHA 1. Mulai dari seni hadrah, puisi, tari daerah, dan atraksi sulap yang membuat penoton terpukau. Namun yang tidak kalah menarik adalah presentasi hasil karya santri kelas X yang menyajikan hasil kreasi mereka, mulai dari kreasi makanan dan kerajinan kayu.
Menurut koordinator P5, Abdullah menjelaskan bahwa tema yang di ambil pada Semester ini adalah Kewirausahaan. “ Kami memilih tema Kewirausahaan agar santri SMA ZAHA 1 memanfaatkan kearifan lokal di daerah sekitar genggong untuk di jadikan peluang usaha, seperti singkong, ubi, pisang, dan limbah kayu di sekitar .” Waka kurikulum ini juga menambahkan P5 ini adalah pengalaman belajar untuk mereka selain konsep-konsep Sains.
Acara ini sangat mengesankan bagi santri SMA ZAHA 1. Ahmad Radja Pratama mengungkapan bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan.” Dalam P5 kami tidak hanya belajar materi di kelas, tapi benar-benar prakteknya mulai dari pembuatan produk, pengemasan, dan pemasarannya ”, Ungkap santri kelas XA tersebut.

Santri dan Asatid SMA Zaha 1 Sapu Bersih Lomba Futsal Bersarung se Genggong Raya


Genggong – SMA Zainul Hasan 1 berhasil menyapu bersih dua kemenangan dalam lomba futsal bersarung se Genggong Raya(19/10). Baik di tingkat asatidz maupun tingkat santri. Acara yang digelar dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional ini diselenggarakan oleh yayasan pendidikan pondok pesantren Zainul Hasan Genggong.
Gelar pertama ditorehkan oleh dewan asatidz yang menang melawan tim asatidz MTs Zaha. Bertanding sama kuat dalam 2 x 10 menit, tim yang dikomandoi Ust Jammil ini harus melakukan adu penalti dengan tiga algojo yang tiga – tiganya berhasil masuk ke gawang lawan dan mengunci kemenangan untuk SMA Zaha 1.
Kemenangan para guru ini, menularkan semangat bagi tim futsal santri SMA Zaha 1. Dengan mengahadapi lawan satu tingkat di atas mereka yaitu mahasiswa Universitas Zainul Hasan (Unzah), Endi dan kawan-kawan mengahadapi pertandingan yang  berjalan ketat. Sempat unggul lebih dulu namun tim Unzah berhasil mengimbangi. Hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-2 mengantarkan kedua tim ini beradu penalti.
Berbekal dukungan dari seluruh santri dan dewan asatidz, tim futsal SMA Zaha 1 berhasil mengunci kemenangan adu penalti dengan skor 2 -1.

Tim Futsal Santri SMA Zaha

Di lain tempat, Kepala SMA Zaha 1 Gus Lukman Qoyyiduddin yang akrab di sapa gus Bos menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya pada tim ustad maupun tim santri. “ Saya sangat bangga dan berterima kasih pada kedua tim hebat yang sudah berjuang sejak selasa kemaren hingga hari ini dan berhasil membawa dua gelar juara untuk SMA Zaha 1. Semoga kedepannya kita bisa menorehkan prestasi di level yang lebih tinggi lagi, ungkapnya”.
Untuk penyerahan piala kemenangan akan diberikan oleh panitia setelah upacara peringatan Hari Santri Nasional 22 oktober mendatang.[ais]